Kapolri: Jangan ada lagi Jual Kambing Setelah Lapor Kehilangan Ayam

Kapolri: Jangan ada lagi Jual Kambing Setelah Lapor Kehilangan Ayam


Jakarta | Mewujudkan sikap anggota Polri yang sigap melayani, humanis, dan tetap tegas menjadi salah satu prioritas yang diemban Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Karena itu, kepada setiap anggota Polri, dia meminta agar peka terhadap rasa keadilan di masyarakat.

"Untuk dapat memahami, ya anggota harus turun ke lapangan karena tugas kita melakukan pelayanan di dalam pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum," jelas Jenderal Listyo Sigit.

Untuk merealisasi program tersebut, pada akhir Februari lalu dia meluncurkan aplikasi E-Dumas (Pengaduan Masyarakat) atau Dumas Presisi. Lewat aplikasi online ini, masyarakat luas dapat menyampaikan keluhan ataupun pengaduan terhadap sikap dan perilaku aparat yang dinilai menyimpang di lapangan.

Karena itu, aplikasi ini terhubung dengan fungsi-fungsi pengawasan di internal kepolisian, seperti Inspektorat Pengawasan Umum, Profesi dan Pengamanan Mabes Polri, serta pengawasan eksternal.

Aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang melapor kepada polisi sehingga lebih efektif dan efisien. Masyarakat juga bisa ikut memantau perkembangan atau respons atas laporan yang mereka sampaikan tanpa harus bolak-balik ke kantor polisi. Juga tanpa rasa takut.

"Prinsipnya, setiap anggota Polri harus cepat dalam bertindak melayani dan tidak transaksional. Jangan sampai gara-gara laporan hilang ayam, eh setelah lapor malah kambingnya juga ikut hilang. Itu yang saya harapkan ke depan tidak terjadi lagi dengan mekanisme pengawasan," papar Listyo Sigit, yang sebelumnya menjabat Kepala Bareskrim Mabes Polri.

Dia menekankan kepada anggotanya untuk betul-betul bisa memberikan pelayanan yang baik, dan ikhlas menjadi budaya yang akan membawa institusi jadi lebih baik.

Secara khusus, lelaki kelahiran Maluku, 5 Mei 1969, itu menyoroti penegakan hukum di sektor lalu lintas. Dia menyadari betul hal ini menjadi isu yang paling sering disorot masyarakat. Agar tidak terjadi transaksi dan penyimpangan lain dalam penegakan aturan di jalan raya, penerapan tilang elektronik menjadi salah satu solusi yang akan digencarkan ke daerah-daerah.

Selain itu, untuk proses uji teori dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi di berbagai tingkatan akan diupayakan dilakukan secara online. Dengan cara ini, warga yang terlibat tidak perlu membuang waktu, tenaga, dan biaya untuk bolak-balik ke tempat pembuatan SIM.

Selain memaparkan kembali konsep Presisi yang menjadi visi dan misinya sebagai Kapolri, untuk pertama kalinya Listyo Sigit mengungkapkan latar belakang keluarga dan alasannya menjadi polisi. Juga kegemaran membaca komik silat Kopingho saat remaja dan pernah menekuni bela diri kungfu. | Je

Posting Komentar

0 Komentar