Banyak Pabrik Industri Angkat Kaki dari Banten, Pengangguran Bakal Melonjak!

Banyak Pabrik Industri Angkat Kaki dari Banten, Pengangguran Bakal Melonjak!


Banten
- Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Andi Achmad Dara mengatakan, fenomena maraknya sejumlah industri pabrik pindah dari Provinsi Banten ke daerah lain semakin menambah tingginya tingkat pengangguran di Banten.

Untuk itu, menurutnya, pemerintah daerah harus segera mengambil langkah strategis untuk mencegah hal ini.

Perlu diketahui, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2020, memang terjadi kenaikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Banten 10,64 persen dibanding tahun lalu.

Adapun salah satu biang kerok perpindahan industri dari Banten kedaerah lain seperti ke Jawa Tengah, ungkap Andi tak lain karena masalah UMR di daerah lain yang lebih kompetitif.

Selain itu, produktifitas pekerjanya juga dianggap lebih baik, sehingga banyak industri yang move on.

“Saya sebagai wakil rakyat dari Banten juga ingin mengajak pemda memikirkan bagaimana agar industri ini tidak pindah, saya kira perlu kita klasterisasi supaya mereka punya pemukiman yang baik, pekerjanya punya fasilitas kesehatan yang baik, bahkan fasilitas pendidikannya juga. Karena pada akhirnya kita juga harus berkompetisi, pemda harus aware, segera mengambil langkah, kira-kira apa yang bisa membuat mereka tidak pindah. Misalnya memberikan semacam insentif oleh pemda dan pemerintah pusat, supaya tidak terjadi semacam kanibalisasi dari suatu daerah pindah kedaerah lain,” tandas Andi dalam keterangannya yang dikutip Lampung7 com pada Minggu (13/6/2021).

Menurut politisi di fraksi Golkar ini, dalam situasi kondisi Covid-19 ini, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 pemerintah telah membuat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), tetapi pemerintah pusat sendiri sudah memiliki banyak skala prioritas.

Untuk itu, masalah pindahnya industri itu sebenarnya pemda yang lebih tahu akar masalahnya, sehingga diharapkan pemda bisa melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat.

“Mengapa bisa terjadi semacam urbanisasi atau kanibalisasi industri-industri ke daerah lain yang dianggap lebih kompetitif. Dan saya juga tidak yakin daerah lain itu kedepan akan lebih kompetitif, karena pasti ekonominya menjadi ekonomi dengan biaya yang tinggi. Sikap kita sudah kaya kebakaran menghadapi banyaknya pengangguran ini,” pungkas legislator dapil Banten III ini. | red