Solusi Terapi, Wisata Air Panas Cisarua Jadi Pilihan

Solusi Terapi, Wisata Air Panas Cisarua Jadi Pilihan


Lampung - 
Wisata Air Panas Cisarua yang terletak di dusun Cisarua desa Muara Putih, Kecamatan Natar, kabupaten Lampung Selatan, kini menjadi incaran masyarakat untuk tempat tamasya.

Saat kunjungan Polisi Selebriti ke lokasi pada Sabtu 2/10/2021 pagi, dilokasi air panas nampak ramai orang sedang mandi air panas sambil sekedar bersantai ria menikmati makanan dan jajanan yang tersedia disekitaran lokasi air panas.

Bermandi air panas sendiri, diyakini oleh sebagian masyarakat sebagai pengobatan terapi untuk berbagai jenis penyakit. Hal itu dikatakan oleh Mandali saat usai mandi di air panas Cisarua.

"Mandi di air panas ini bisa untuk menghilangkan gatal-gatal dan berbagai penyakit lainnya asal kita yakin aja," ucap Mandali.


Mandali sendiri datang ke air panas itu sembari mengantar orang tuanya yang terkena stroke.

"Saya kemari mengantar bapak saya yang baru 2 minggu ini kena stroke, mudah-mudahan dengan rajin mandi air panas ini cepat ada perubahan untuk kesembuhannya," kata Mandali.

Mang Nduk selaku pengelola dan penjaga keamanan ditempat tersebut menceritakan asal muasal Air Panas Cisarua pada Polisi Selebriti.

"Awalnya air panas disini timbul ketika pemilik sawah yaitu Amrin melakukan pengeboran untuk mendapat air guna irigasi sawah, karena sawah disini tadah hujan." Kata Mang Nduk.

"Setelah di bor sekitar 3 tahun lalu ternyata keluarlah air panas, dan dimanfaatkanlah oleh warga sekitar," jelas Mang Nduk.

Lebih lanjut Mang Nduk menjelaskan, "Sekarang tanah ini sudah milik Huri Yanto, dan olehnya lokasi ini dikembangkan hingga jadi tempat wisata seperti sekarang ini."

"Dan untuk biaya masuk diaini juga tidak kita pungut tinggi, cukup bayar Rp. 2.000/orang yang mandi serta bayar parkir kendaraan. Itu saja," tutur Mang Nduk.

Saat dikonfirmasi lewat sambungan telpon, Wandi selaku Kepala Dusun Cisarua juga membenarkan kepemilikan lokasi wisata air panas.

"Benar itu sekarang punya Huri Yanto, yang manfaatnya bisa kita rasakan seperti sekarang ini," kata Wandi.

Wandi juga berharap kedepannya selain bisa memberi manfaat untuk masyarakat banyak juga bisa ada income tambahan untuk desa. | red