Ditangkap usai Eksekusi Tetangga dengan Sadis, Kakak-Adik Ini Mengaku Puas dan Tak Menyesal

Ditangkap usai Eksekusi Tetangga dengan Sadis, Kakak-Adik Ini Mengaku Puas dan Tak Menyesal



Dua pria kakak adik warga Desa Muara Emil, Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim tega membacok dan menembak tetangga Sahrudin alias Carut, dari jarak dekat hingga tewas. Kedua pelaku telah ditangkap di pondok masing - masing tak jauh dari lokasi kejadian.   

Kedua pelaku S dan H ditangkap dengan barang bukti senjata tajam jenis golok dan senjata api rakitan laras panjang sebanyak tiga pucuk. Senjata api laras panjang biasa disebut kecepek oleh warga lokal, yang biasa digunakan untuk berburu hewan liar. 

Peristiwa ini berawal, kedua pelaku mendayang korban yang sedang membersihkan kebunnya. Ketika bertemu, pelaku berinisial H langsung membacok yang membuat korban tidak berdaya mendapatkan serangan tiba-tiba. Kemudian S memberikan senjata api dan meminta H untuk menembak korban. 

Korban ditembak dari jarak dekat yang membuatnya tewas di tempat kejadian. Suara letusan senpi tersebut terdengar oleh anak korban yang berada di sisi lain kebun. Usai mengeksekusi korban kedua pelaku kabur. 

Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Widhi Andika Dharma mengatakan, anak korban yang mendengar letusan senjata langsung berlari dan mendapati ayahnya dalam keadaan sekarat. "Korban sebelum meninggal sempat berucap kepada anaknya bahwa pelakunya H dan S," ujarnya, Rabu (24/11/2021).

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjung Agung dan pelaku ditangkap malam harinya. "Sempat terjadi perlawanan dari salah satu pelaku saat hendak ditangkap, namun setelah negoisasi pelaku S menyerahkan diri," katanya. 

Sementara motif pembunuhan ini karena kesal, korban diduga sering mengejek keluarga kedua pelaku. Kedua pelaku dikenakan pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana, UU Darurat tentang Senjata Api. "Keduanya terancam hukuman seumur hidup sampai hukuman mati," katanya. 

Sementara itu, salah satu pelaku mengaku sudah lama kesal dengan korban yang selalu menghina keluarga mereka. Karena itu, keduanya kepada wartawan mengatakan tidak menyesali perbuatannya dan merasa puas. [Red]


Sumber: iNews