Kamala Harris Jadi Pjs Presiden 85 Menit, Wanita Pertama di Puncak Kekuasaan AS

Kamala Harris Jadi Pjs Presiden 85 Menit, Wanita Pertama di Puncak Kekuasaan AS


Kamala Harris menjadi wanita pertama di tampuk kekuasaan tertinggi Amerika Serikat, meski hanya selama 85 menit, Jumat, 19 November 2021.

Presiden AS Joe Biden secara singkat mengalihkan kekuasaan kepada Wakil Presiden Kamala Harris saat ia menjalani pemeriksaan medis rutin yang memerlukan pembiusan di rumah sakit militer Walter Reed di luar Washington..

Biden mengatakan kepada pemimpin di Kongres tentang transfer kekuasaan pada pukul 10:10 waktu EST dan mengambil kembali kendali pada 11:35 EST, kata Gedung Putih. 

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Biden berbicara dengan Harris dan kepala staf Gedung Putih Ron Klain setelah cek kesehatan itu dan "dalam semangat yang baik."

Pemindahan kekuasaan dari Biden terjadi saat dia dibius untuk kolonoskopi. Harris bekerja dari kantornya di Sayap Barat Gedung Putih selama waktu itu, kata Psaki.

Harris adalah wanita pertama yang menjabat sebagai wakil presiden Amerika Serikat. Belum ada wanita yang menjadi presiden dalam hampir 250 tahun sejarah negara itu.

Momen itu, meski bersejarah, tidak dihitung sebagai seorang wanita yang menjabat sebagai presiden AS, kata Debbie Walsh, direktur lembaga penelitian Center for American Women and Politics.

Tapi itu memperkuat bahwa "untuk pertama kalinya seorang wanita adalah orang nomor satu di garis suksesi," katanya. "Ini masih belum kepresidenan, langit-langit kaca itu belum pecah."

Amandemen ke-25 Konstitusi AS menjabarkan proses bagi presiden untuk mentransfer kekuasaan ketika dia tidak dapat menjalankan tugasnya.

Kekuasaan presiden telah dialihkan kepada wakil presiden sebelumnya, ketika Presiden George W. Bush menjalani kolonoskopi pada tahun 2002 dan 2007.

Biden, yang akan berusia 79 tahun pada hari Sabtu ini, adalah orang tertua yang menjabat sebagai presiden AS, yang mengarah pada minat yang tinggi pada kesehatannya. Biden sendiri pernah mengungkapkan akan maju dalam pemilihan presiden 2024.

Biden berjanji untuk lebih transparan tentang kesehatannya daripada pendahulunya Donald Trump. Presiden dari Partai Republik itu mengunjungi Walter Reed pada 2019 untuk alasan yang dirahasiakan, namun kemudian diungkapkan oleh mantan sekretaris pers, Stephanie Grisham, adalah untuk kolonoskopi. [red]


Sumber: Tempo