Presenter TV Korban Pelecehan, Polisi Tunggu Laporan

Presenter TV Korban Pelecehan, Polisi Tunggu Laporan

Ilustrasi. Seorang presenter TV swasta mengaku menjadi korban pelecehan seksual di sebuah pasar di Jakarta Selatan.

Jakarta - Kepolisian mengimbau kepada presenter televisi swasta berinisial F yang diduga menjadi korban begal pantat untuk membuat laporan ke pihak berwajib.

Dari informasi yang dihimpun, F menjadi sasaran aksi begal pantat oleh seorang seorang pengamen saat berbelanja di sebuah pasar di daerah Jakarta Selatan.

Saat itu, F menyebut pelaku menyentuh bagian vitalnya menggunakan alat musik yang digunakannya untuk mengamen.

Masih dari informasi yang dihimpun, sampai saat ini F belum melaporkan peristiwa yang dialaminya. Sebab, menurut F, dirinya tak memiliki cukup bukti untuk membawa kasus ini ke proses hukum.

Terkait hal ini, Kanit Reskrim Polsek Pancoran Iptu Abdullah meminta korban untuk membuat laporan polisi.

Untuk bukti dan proses penyelidikannya, kata Abdullah, menjadi tanggung jawab kepolisian dalam rangka menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

"Ya itu nanti teknis kepolisian. Yang penting ada laporan dulu aja," kata Abdullah saat dikonfirmasi, Kamis (11/11).

Lebih lanjut, Abdullah menyampaikan bahwa pihaknya selalu siap menerima laporan yang dibuat oleh masyarakat. Termasuk, F yang mengaku menjadi korban aksi begal pantat.

"Jadi kalau korban mau laporan, diterima. Itu sudah tanggung jawab kita," pungkasnya. | red


Sumber: CNNIndonesia