Terkuak! 5 Polisi Pencuri Rp 650 Juta Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Terkuak! 5 Polisi Pencuri Rp 650 Juta Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Sejumlah fakta baru terungkap dalam persidangan lima orang terdakwa oknum Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan dalam kasus pencurian uang Rp 650 juta di Pengadilan Negeri Medan.

Uang tersebut dicuri dalam penggerebekan kediaman Jusuf alias Jus yang diduga bandar narkoba dan sering menyimpan narkotika di rumahnya di Jalan Menteng VII Gang Duku Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai Kota Medan.

Faktanya, uang Rp 650 juta yang diambil dari asbes tersebut tidak dilaporkan sebagai barang bukti. Setelah kasusnya ditutup karena tidak ada bukti cukup, uang tersebut ternyata dibagi-bagi oleh 5 oknum Satresnarkoba Polrestabes Medan. 

Usai berhasil mencuri Rp 650 Juta, para terdakwa berpesta di tempat hiburan malam elit di Kota Medan.

Di mana ruang karaoke atau KTV Capital Building, Jalan Putri Hijau, Medan sebagai tempat para terdakwa berpesta bersama Kasat Kompol Oloan Siahaan dan Kanit Satu AKP Paul Simamora.

Hingga akhirnya tertangkap oleh Paminal Propam Mabes Polri berserta barang bukti beraneka jenis narkoba dengan jumlah netto masing-masing berbeda beda dan diketahui tanpa izin.

Hal tersebut terungkap di persidangan kemarin dengan agenda saksi. Tim JPU, Randy Tampubolon menghadirkan tujuh orang oknum Polri. Di antaranya, dua orang personil Paminal Propam Mabes Polri, empat orang dari Ditres Narkoba Polda Sumut dan satu orang personil Paminal Polrestabes Medan.

Persidangan ini juga dihadiri sejumlah penasehat hukum dari lima terdakwa. Dengan Majelis Hakim diketuai Jarihat Simarmata.

Fakta persidangan, terkuak kronologis penangkapan yang dilakukan Paminal Propam Mabes Polri. Sekaligus kronologis sejumlah tempat dan temuan beraneka jenis narkoba dari penggeledahan dengan jumlah netto masing masing berbeda beda disita dari terdakwa yang tidak dilengkapi izin (kepemilikan ilegal).

Saksi dari empat personil Ditres Narkoba Polda Sumut menyebutkan penyerahan personil dan sejumlah barang bukti di antaranya dua unit mobil milik Dudi Efni dan Toto Hartono dilakukan Propam Mabes Polri. Selain itu sejumlah aneka jenis narkoba dengan kuantitas netto.

“Kami menerima penyerahan dari Paminal Div Propam Mabes Polri yang sebelumnya sudah dikordinasikan kepada pimpinan kami. Kami hanya menerima personil Polrestabes Medan yang diamankan diantaranya Toto Hartono, Dudi Efni, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho bersama barang bukti. Diantaranya barang bukti dua unit mobil, ganja, sabu-sabu, pil ekstasi , pil Happy Five dengan jumlah netto masing masing yang berbeda. Mereka diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut terkait kepemilikan narkoba tanpa izin. Penyerahan diketahui dilakukan oleh Hady dan Sandy,” sebut Fahrudin anggota Ditresnarkoba Polda Sumut.

Lalu JPU bertanya kepada saksi Sandy Yudha Pratama selaku saksi dari personil biro Paminal Propam Mabes Polri yang melakukan penangkapan.

Saksi, Sandy Yudha Pratama personil biro Paminal Propam Mabes Polri, penangkapan dilakukan setelah turun surat perintah tugas tanggal 14 Juni 2021.

Dumas terkait pelanggaran disiplin dan kode etik sejumlah personil Satres Narkoba Polrestabes Medan, saat melakukan penggeledahan narkoba atas nama Jusuf alias Jus, di Jalan Menteng VII, Gang Duku, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai.

Tim datang ke Medan berjumlah tiga orang. Diantaranya AKBP Hadi dan Kompol Anton bersama Sandy Yudha Pratama sendiri.

Dijelaskan proses penangkapan terdakwa saat tengah berpesta di tengah pandemi Covid-19 di salah satu ruang KTV Capital Building, Jalan Putri Hijau.

Di mana penangkapan dilakukan pada hari Kamis (17/06/2021) dinihari sekira pukul 01.30 WIB.

“Penangkapan dipimpin oleh AKBP Hadi bersama Kompol Anton. Di salah satu KTV Capital Building , Jalan Putri Hijau diamankan Kasat Narkoba saat itu Kompol Oloan Siahaan, Kanit satu AKP Paul Simamora, Panitnya Iptu Toto Hartono, Dudi Efni Nasution, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho. Dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah narkoba berbagai jenis mulai dari ganja, sabu, pil ekstasi, pil Happy Five. Dan kepemilikan narkoba tanpa izin dengan dalih sebagai pemacing,” beber Sandy.

Aneka jenis narkoba ini merupakan milik terdakwa di antaranya Toto Hartono, Dudi Efni dan Rikardo Siahaan.

Selanjutnya dilakukan tes urin. Dengan hasil tes urin terdakwa Dudi Efni selaku Katim Dua Unit Satu bersama Kanitnya AKP Paul Simamora, positif Amphetamine.

Hingga akhirnya penangkapan ditindak lanjuti dengan menyerahkan barang bukti dan empat personil Sat Res Narkoba Polrestabes Medan yakni Toto Hartono, Dudi Efni, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho piket malam dari Ditres Narkoba Polda Sumut. [Red]

Sumber: Digtara