Viral Anak Gajah di Tangkahan Dipukul Pawang Diduga Terkait Pungli

Viral Anak Gajah di Tangkahan Dipukul Pawang Diduga Terkait Pungli

Video Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatranus) yang dipukuli di lokasi wisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, yang salah satunya diunggah oleh @davinaveronica, narasinya menyebutkan bahwa pawang atau mahout membawa gajah berputar agar para pelancong bisa berfoto bersama.

Syaratnya, para wisatawan memberikan sejumlah uang. Seorang ibu yang mulanya hendak berfoto urung membayar. Namun, seekor anak gajah kadung mendekati pengunjung. Pawang kemudian memukulinya.

Anak gajah itu lantas kembali masuk ke sungai berlindung di bawah induknya. Pada video juga terdapat penggalan narasi yang menyindir tindakan mahout tersebut sambil menyatakan bahwa pekerjaan pawang bukan mencari uang dari foto, "Is this how you treat elephants there?".

Merespons video viral itu, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Adhi Nurul Hadi mengakui kejadian di Tangkahan itu. Anak gajah yang dipukul itu bernama Boni. Usianya belum sampai 1 tahun.

"Kami memohon maaf kalau kejadian itu menjadikan persepsi yang berbeda bagi yang melihatnya," kata dia, kepada CNNIndonesia, Kamis (18/11).

Menurut Adhi, tindakan mahout dengan memukuli anak gajah tersebut bukan menyakiti, melainkan mendisiplinkan gajah.

"Itu proses penjinakan. Jadi aktivitas itu bukan untuk menyakiti tapi untuk memonitor kedisiplinan. Karena gajah insting liarnya tetap ada. Apabila tidak dimonitor, tidak dijaga, itu bisa berbahaya. Tak hanya membahayakan pengunjung dan mahout tapi juga gajah lainnya," ujarnya.

Adhi menambahkan tindakan tersebut juga untuk menjaga keamanan gajah dan orang di sekitarnya.

"Kami memahami orang yang melihat itu bisa memunculkan persepsi menjadi istilahnya terlihat disiksa. Tapi sebenarnya tidak. Meskipun itu masih anakan cuma bentuk tubuhnya besar, anak gajah itu ada perilaku sering main seruduk sana sini. Kalau saja terjadi sama orang itu bisa jadi fatal," ucapnya. 

Terkait dugaan permintaan uang yang dilakukan mahout terhadap pengunjung yang ingin berfoto dengan gajah, menurutnya hal itu tidak dibolehkan. Saat ini pihaknya masih mendalami masalah itu.

"Kami juga masih identifikasi kalau ada transaksi terkait itu. Jadi sebenarnya itu tidak boleh. Kalau pengunjung yang masuk memang ada tiketnya. Mahout di sana untuk merawat gajah. Saat diklarifikasi, mahout belum mengakui adanya permintaan yang itu," bebernya. [Red]


Sumber; CNN Indonesia