Polda Lampung Sampaikan Rilis Pencapaian Kinerja Tahun 2021

Polda Lampung Sampaikan Rilis Pencapaian Kinerja Tahun 2021


Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol. Drs. Hendro Sugiatno, MM., menggelar langsung Rilis Pencapaian Tahun 2021 dengan mengundang awak media yang tergabung dalam Media Center Polda Lampung bertempat di Graha Wiyono Siregar Mapolda Lampung pada Rabu, (29/12/2021). 

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Drs. Hendro Sugiatno mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras personil Polda Lampung pada 5 aspek, antara lain: 

1. Aspek Pembinaan 

Bid. Propam telah menyelesaikan perkara pelanggaran disiplin, kode etik dan pidana anggota (PTDH) tahun 2020-2021. Selain itu, inovasi yang dilakukan Bid. Propam tentang transparansi pelayanan publik melalui Dumas Presisi yang merupakan layanan pengaduan. 

Atas hal tersebut, Polda Lampung memberikan reward terhadap personil yang berprestasi, diantaranya, pada tahun 2020 sebanyak 627 personil dan tahun 2021 sebanyak 839 personil 

2. Aspek Operasional 

Pada laporan pencapaian Dit. Lantas, angka tilang dan kecelakaan pada 2021 menurun dibanding tahun 2020. Kemudian pada kasus konvensional dan menonjol serta street crime dan kejahatan transnasional juga menurun di tahun 2021. 

Adapun pengungkapan kasus menonjol/atensi; - - Kasus senpi rakitan tahun 2021 berhasil disita sebanyak 285 pucuk dan 231 amunisi,
- Kasus begal sebanyak 230 kasus
- Kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO sebanyak 357 kasus
- Kasus mafia tanah sebanyak 39 kasus
- Dan kasus tindak pidana Prokes sebanyak 2 kasus. 

Sedangkan untuk kasus narkotika di tahun 2021 dari kuantitas mengalami penurunan dibanding tahun 2020, namun dari kualitas mengalami kenaikan dibanding tahun 2020.

"Pada tahun 2021 Polda Lampung berhasil mengamankan narkotika jenis ganja sebanyak 287.398,55 gram, untuk narkotika jenis sabu sebanyak  333.442,85 gram dan tembakau sintetis sebanyak 739,53 gram", papar Kapolda.

Dalam kesempatan ini Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat Provinsi Lampung agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan mengantisipasi virus varian baru yang mana dinegara lain sudah mengalaminya.

"Semoga negara kita berkat Kerja sama kita semua dapat kita atasi dan mengantisipasinya", pungkasnya. | red