Tega! Bocah 8 Tahun Tewas Dipukuli, Pelakunya Tunangan Sang Ayah

Tega! Bocah 8 Tahun Tewas Dipukuli, Pelakunya Tunangan Sang Ayah


Sampai sekarang kekerasan pada anak dan perempuan masih terus menjadi perhatian, baik di Indonesia maupun di dunia. Baru-baru ini, terjadi peristiwa mengenaskan di Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Seorang anak berusia 8 tahun tewas dipukuli hingga meninggal dunia oleh seorang wanita.

Wanita tersebut diketahui memiliki nama Võ Nguyễn Quỳnh Trang. Usianya 26 dan merupakan tunangan sang ayah. Menurut laporan awal, pihak berwenang menerima berita bahwa seorang anak kecil dibawa ke ruang gawat darurat sebuah rumah sakit di Bangsal 22, Distrik Bình Thạnh, Kota HCM.

Gadis kecil yang malang itu tadinya dalam keadaan koma dan menderita serangan jantung dan pernapasan. Dia dinyatakan meninggal sebelum tiba di rumah sakit, Bunda.

Dilansir Vietnam News, selama otopsi, dokter menemukan bahwa gadis muda itu memiliki memar besar di sekujur tubuhnya, serta bekas jahitan memudar di sekitar wajahnya. Dia juga mengalami edema paru akut, tulang rusuk patah, dan tanda-tanda hematoma dan edema serebral di kepalanya.

Polisi pun mencurigai bahwa ada indikasi kekerasan terjadi pada anak tersebut sebelum kematiannya. Pihak aparat pun langsung melakukan penyelidikan, Bunda.

Dilaporkan bahwa wanita berusia 26 tahun itu adalah tunangan dari ayah anak tersebut. Ketiganya telah tinggal bersama di sebuah apartemen di Distrik Bình Thạnh sejak pertengahan 2020, Bunda.

Pada sore hari tanggal 22 Desember, saat sang ayah pergi bekerja, Trang merasa frustrasi saat mengajari bocah itu di rumah. Dia kemudian memarahi dan memukuli anak itu menggunakan tongkat kayu besar.

Pada pukul 6 sore di hari yang sama, anak berusia 8 tahun itu mulai muntah dan Trang memanggil ayahnya untuk pulang dan melakukan pertolongan pertama. Anak itu kemudian dilarikan ke ruang gawat darurat tetapi nahas, ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kejadian tersebut tak hanya satu kali terjadi. Kesaksian tetangga mengungkapkan bahwa anak itu menderita kekerasan berkali-kali sebelum peristiwa fatal itu, Bunda. Sebagai tindak lanjut, Trang ditahan dan akan diadili.

Akibat peristiwa tersebut, publik pun marah dan mengecam keras tindakan tunangan sang ayah. Selain itu, banyak orang yang mempertanyakan tanggung jawab sang ayah usai putrinya dibiarkan dianiaya hingga tewas. [Red]


Sumber: Haibunda