Tragis, Kepala Desa Ditemukan Tewas di Dahan Pohon Jambu

Tragis, Kepala Desa Ditemukan Tewas di Dahan Pohon Jambu



DNdT alias NdT (38), warga Kampung Homba Holi yang juga kepala desa Merekehe, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT ditemukan tewas gantung diri, Rabu (8/12/2021).

Korban ditemukan gantung diri pada sebuah pohon jambu mente tidak jauh dari rumah korban.

Diperoleh informasi kalau pada Selasa (7/12/2021) malam sekira pukul 22.00 wita, korban tidur di rumahnya bersama isteri dan anaknya.

Lalu pada Rabu (8/12/2021) sekira pukul 06.00 wita, ketika isteri korban bangun pagi, ia tidak melihat korban di rumahnya.

Istri korban sempat mencari korban di sekeliling rumah namun tidak melihat korban.

Selanjutnya sekira pukul 08.00 wita, saat Margareta Poma Ate (40), warga Homba Huli, Desa Merekehe, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya pergi kebunnya, ia kaget melihat korban yang sudah tergantung di pohon jambu mente.

Margareta pun berteriak sehingga datanglah Dominggus Wora Deta (20), Lukas Kanda Mete (42), Robertus Lota Ghuba (18) dan Jefrianus Mete (23).

Para warga kemudian memotong tali simpul pada dahan jambu untuk menurunkan korban yang dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Korban selanjutnya dibawa kerumah korban.

Masyarakat kemudian menghubungi sentra pelayanan kepolisian di Polsek Kodi Bangedo.

Kapolsek Kodi Bangedo, Iptu Lutfi bersama anggota mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban.

Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Johanes, SH membenarkan kejadian ini.

Polisi mengamankan barang bukti berupa dua utas tali nilon panjang sekitar 1 meter yang pada salah ujungnya terdapat bekas potong.

Polisi juga mengamankan satu lembar baju kemeja warna putih biru yang pada bagian kerah bajunya terdapat bekas darah, satu lembar celana pendek levis warna biru serta satu lembar celana dalam warna abu abu.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan penyitaan terhadap barang bukti serta mengantar korban ke Puskesmas Panenggo Ede untuk dilakukan Visum Et Repertum,” tandas Kasat Reskrim, Rabu (8/12/2021).

Korban saat dilakukan visum et repertum ditemukan satu luka pada kepala bagian belakang. Ditemukan 1 luka lecet pada bahu kanan serta pada leher korban bagian depan dan di samping ditemukan bekas tali.

TKP Sudah Rusak

Kasat menyebutkan, lokasi kejadian sebelum dilakukan olah TKP sudah tidak utuh karena TKP sudah dirusak oleh para warga saat menurunkan jasad korban serta banyaknya warga yang mengerumuni lokasi kejadian.

Diperoleh pula informasi bahwa korban selama ini tidak pernah terlibat persoalan dengan siapapun.

Namun sudah sekitar 4 hari korban sering murung dan tidak seperti biasanya.

“Dugaan sementara penyebab kematian korban yaitu karena gantung diri sedangkan luka pada kepala korban bagian belakang dugaan sementara kemungkinan terkena dahan jambu saat korban hendak gantung diri,” tandas Kasat.

Kapolsek Kodi Bangedo sudah mengimbau kepada keluarga korban agar dilakukan autopsi pada korban untuk membuat terang penyebab kematian namun isteri korban masih trauma sehingga belum dilakukan otopsi.

Penyidik Satuan Reskrim Polres Sumba Barat daya sudah memeriksa sejumlah saksi terutama warga yang mengevakuasi korban dan menurunkan jenazah korban dari atas pohon. [Red]


Sumber: Digtara