DPRD Medan Desak Polrestabes Tangkap Pelaku Begal

DPRD Medan Desak Polrestabes Tangkap Pelaku Begal


Komisi I DPRD Medan mendesak pihak kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan untuk segera menangkap para pelaku begal yang makin merajalela. Terakhir pelaku begal merampas sepeda motor Rahma Dhoni Hasibuan (53) yang menjadi korban pembegalan sadis di Jalan Pinus, Komplek DPRD, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan pada Minggu kemarin. DPRD Medan Tangkap Begal

Akibatnya, Rahma yang mengaku dipukul balok oleh para pelaku hingga jatuh dan terhempas ke aspal jalan, hingga kini harus dirawat di RS Pirngadi Medan.

“Tak ada kata lain selain tangkap. Saya mendesak Polrestabes Medan untuk segera menangkap para pelaku begal ini. Tindak kriminal seperti ini sudah sangat kelewatan, sudah sangat sering terjadi di Kota Medan dan sudah sangat meresahkan warga Medan,” ucap Robi, Selasa (4/1/2022).

Untuk itu, Robi mendesak Polrestabes Medan beserta jajarannya untuk melakukan patroli secara rutin, khususnya pada kawasan-kawasan yang dinilai rentan aksi kriminalitas di Kota Medan.

“Sekali lagi, poin nya adalah meningkatkan fungsi pencegahan. Sedangkan untuk tindakan kriminal yang sudah terjadi, kita minta polisi untuk bergerak cepat dalam mengambil tindakan tegas dengan segera menangkap dan memproses para pelaku,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution menjenguk wanita paruh baya yang berprofesi sebagai penyapu jalan di Kota Medan yang menjadi korban pembegalan dan penganiayaan, Rahma Hasibuan.

Dalam kesempatan itu, Bobby meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku begal yang tega menganiaya wanita paruh baya tersebut.

“Kita sangat menyayangkan musibah ini. Saya minta pihak terkait agar menangkap pelaku,” ucap Bobby, saat menjenguk Rahma Hasibuan di RS Pirngadi Medan.

Atas peristiwa itu, Bobby pun berharap agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi di Kota Medan. Bobby berharap, peristiwa pembegalan yang terjadi di kawasan Kompleks DPRD Kota Medan itu sebagai peristiwa terakhir.

“Saya berharap peristiwa serupa tak terjadi lagi,” pungkasnya. [Red]


Sumber: Digtara