Pria Tewas Dibanting Banteng, Luka Parah di Kepala

Pria Tewas Dibanting Banteng, Luka Parah di Kepala


Seorang pria tewas diseruduk dan dilempar ke udara oleh seekor banteng saat festival tahun baru di Spanyol. Dia tewas dengan luka parah di kepala setelah dibanting ke trotoar. 

Pria berusia 56 yang tak disebutkan namanya tewas diserang banteng saat festival Toro del Aguardiente di Kota Puerto Serrano, Provinsi Cadiz, Spanyol tahun baru lalu. Detik-detik dia tewas diserang pun terekam kamera. 

Tampak dalam rekaman yang beredar, orang-orang berteriak ketika banteng itu menyerbu di sekitar jalan yang sempit. Beberapa pengunjung lain mencoba mengejek binatang itu dengan kain merah sementara yang lain lari untuk menyingkir.

Korban awalnya hanya menonton sambil merekam festival banteng yang digelar. Namun, saat asik merekam sambil berdiri di samping penghalang dan pohon, tiba-tiba banteng yang marah menyerangnya. 

Dia pun dilempar ke udara dan jatuh di trotoar. Tulang tengkoraknya pecah.

Sesaat kemudian, seseorang segera memeriksa kondisi korban. Sementara banteng telah pergi menjauh dari lokasi. 

Saat itu, korban diketahui masih hidup dan segera dilarikan ke rumah sakit Comarcal Virgen de las Montanas di kota terdekat Villamartin. Namun akibat kondisinya yang parah, dia lantas dirujuk ke rumah sakit lain namun sayang meninggal beberapa jam setelahnya. 

Toro del Aguardiente telah dirayakan di Hari Tahun Baru Puerto Serrano sejak abad ke-19. Sebagai bagian dari perayaan, beberapa banteng dilepaskan di salah satu jalan utama kota, Calle de la Feria. Penduduk setempat serta turis berlari di depan hewan-hewan itu saat mereka menyerbu di jalan.

Adu banteng merupakan hal biasa di Spanyol, Portugal, Prancis selatan, dan Meksiko. Yang paling terkenal terjadi selama festival tahunan San Fermin di Kota Pamplona, ​​Spanyol.

Aktivis hak-hak binatang menentang lari banteng. Alasannya, hal itu dinilai kejam dan membuat banteng tertekan secara mental. [Red]


Sumber: iNews