Ucapan Terimakasih dari Masyarakat Kepada Polres Cilegon Atas Rapid Gratis


Cilegon -
Berbagai masyarakat yang melaksanakan rapid test Antigen di Posko Pelayanan Urdokes Polres Cilegon Polda Banten mengucapkan terimakasih kepada Polres Cilegon yang membantu masyarakat dengan memberikan rapid test Antigen Gratis, di pelabuhan Merak, 20/5/2021.

Sdr Budi yang selesai dilaksanakan Rapid antigen Gratis di Pelabuhan Asdp Merak mengucapkan terimakasih kepada Polres Cilegon karena membantu kami masyarakat untuk memastikan kami sehat setelah melaksanakan perjalanan dari Lampung Ke Banten melalui Kapal.

Sdri Ihat masyarakat Kabupaten Serang mengucapkan terimakasih kepada Polres Cilegon yang sudah membantu meringankan kami dengan memberikan rapid test Antigen gratis.

Ditempat terpisah Urdokes Polres Cilegon Aipda Edi M Suryadi, mengatakan kami Bersama tim Diantara Dr. Rizal Wirya Kusuma, Briptu Brina Listiyani, Pengatur Tim tim purnaminingsi dan Sdr Miun juga memberikan himbauan prokes Kepada setiap pengunjung baik yang akan Nyebrang dan yang akan turun. | Red

Ditnarkoba Polda Lampung Berhasil Diungkap 6 KG Sabu dan 4 KG Ganja


Bandar Lampung -
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sigiatno melaksanakan Konferensi Pers pengukapan kasus Narkotika dan sekaligus Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di lapangan apel Polda Lampung, Senin (10/5/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Jefryedi, perwakilan dari Pengadilan Tinggi Lampung, perwakilan Kejaksanan Negeri Bandar Lampung dan para Pejabat Utama Polda Lampung.

Dalam rilisnya Kapolda menyampaikan, untuk pengungkapan kasus narkotika jenis ganja, diungkap pada hari Jumat (23/4/2021) Sekira pukul 17.00 WIB dipinggir jalan Sultan Haji Kelelurahan. Kota Sepang kecamatan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung, untuk tersangka berinisial DI bin DS dan ES bin UT.

Barang Bukti yang berhasil disita yaitu empat paket besar diduga narkotika Jenis daun ganja dengan berat bruto 4 kilogram, satu paket sedang diduga narkotika jenis daun ganja dengan berat bruto100 gram dan dua buah Handphone, kata Hendro.

Lanjut Hendro, Kemudian pengungkapan narkotika jenis sabu dan ganja yang diungkap pada hari Kamis (29/4/2021) pukul (05.00) WIB di Perum Permata Asri Blok A.6 No 06 Kelirahan Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.

Masih kata Hendro, adapun tersangka yang ditangkap berinisial MS bin RM (37) tahun. Dan Barang Bukti yang berhasil disita berupa dua puluh enam paket diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 6.72 kilogram, satu bungkus berlakban coklat diduga berisikan Narkotika jenis ganja dengan berat bruto 247.08 gram, dua unit timbangan digital, satu unit alat press plastik, satu bundel plastik Klip ukurab besar, tiga unit Handphon, satu unit Drone, dua buah ATM BRI, satu unit laptop dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, kata Hendro.

Untuk Modus Operandi tersangka MS bin RM mendapat Narkotika jenis Sabu dari tersangka ZL untuk diedarkan kembali di wilayah Lampung, kata Hendro.

Untuk kedua ungkap kasus narkotika tersebut, para tersangkanya di jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Sub Pasal 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan dipidana denda maksimal 10 Miliyar rupiah ditambah 1/3 (sepertiga). Selain itu turut juga di rilis hasil pengungkapan dari Polres jajaran berupa Barang Bukti pil Extasi berjumlah 13.487 butir, tutup Hendro. | Je

Siapkan Kunjungan Kerja Ketua DPR RI, MENHUB, TB 1 dan PANGLIMA TNI, GEGANA Lampung Amankan Pelabuhan Bakauheni


Bandar Lampung -
 Dalam rangka Peninjauan secara langsung pelaksanaan Ops Ketupat di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Detasemen Gegana Satbrimobda Lampung menerjunkan 1 Unit Escape Wanteror pimpinan Kasubden Wanteror Iptu Suwarjo dan 1 Unit Jibom pimpinan Paops Jibom Aiptu Royyani melaksanakan pengamanan Kunjungan Kerja Ketua DPR RI Dr. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.I.Kom., Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Minggu (09/05/2021)

Menindaklanjuti perintah Dansat Brimob Polda Lampung tentang pengamanan Kunjungan Kerja Ketua DPR RI, Menteri Perhubungan, Kapolri dan Panglima TNI dalam rangka peninjauan Ops Ketupat 2021 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam menghadapi ops ketupat 2021 ini sesuai perintah pimpinan kepada personel Detasemen Gegana khususnya Unit Wanteror dan Unit Jibom untuk melaksanakan Giat Pengamanan sebagai protap awal dan SOP dalam setiap pelaksanaan pengamanan VIP dan VVIP serta acara pemerintah lainnya dalam arahan Dansar Brimob Polda Lampung KBP R. Kasero Menggolo, SH., S.Sos., MH., M.Si.

Walaupun secara administratif Detasemen Gegana tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan Ops Ketupat 2021, tidak senantiasa mengacuhkan rasa tanggung jawab, karena ini adalah tugas kita sebagai anggota Polri khususnya Brigade Mobil untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada siapapun pada saat sebelum, saat berlangsungnya acara Puncak hingga selesainya acara Kunjungan Kerja di Pelabuhan Bakauheni dari hal- hal yang tidak di inginkan. Terang Danden Gegana Kompol Robi Bowo Wicaksono, SH dalam atensinya. | Je

Pantau Arus Mudik, Wakapolri Kunjungi Pelabuhan Bakauheni


Bandar Lampung -
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono melakukan kunjungan pemantauan arus mudik dan jalur transportasi ke PT. ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Bakauheni, Sabtu pagi (8/5/2021).

Dalam kunjungan itu, Wakapolri ingin mengetahui perkembangan situasi di lapangan terhadap arus lalu lintas kendaraan terkait peniadaan mudik tahun 2021, secara langsung.

Mengawali pemaparan materi bertempat di ruang VIP ASDP Cabang Bakauheni, Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menjelaskan kesiapan jajaran Polda Lampung pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

"Terdapat sebanyak 95 lokasi pos yang telah didirikan di wilayah hukum Polda Lampung. Diantaranya, 9 pos penyekatan batas provinsi, 25 pos Kabupaten/Kota, 47 pos pengamanan, 11 pos pelayanan dan 1 pos terpadu yang terletak di Seaport Interdiction Bakauheni," sebut Wahyu.

Wahyu kemudian melanjutkan, petugas di lapangan akan menjalankan prosedur standar dengan mengecek setiap kendaraan yang akan melintasi pos-pos yang telah didirikan. Mengingat, hanya penumpang tertentu sesuai peraturan Kemenhub yang diperkenankan keluar masuk wilayah Provinsi Lampung dengan dilengkapi Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), surat keterangan rapid test antigen negatif Covid-19.

"Bagi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan di putar balik," kata Wahyu sembari mengultimatum.

Sempat mendapat pertanyaan sela dari Wakapolri, bilamana petugas pemeriksa di lapangan mendapati kendaraan yang salah satu penumpangnya positif Covid-19.

"Petugas di lapangan akan mengisolasi penumpang yang positif Covid-19 kemudian dibawa ke rumah sakit rujukan pasien Covid-19 terdekat dan memeriksa ulang penumpang lainnya melalui rapid test antigen. Jika hasilnya negatif akan dipersilahkan melanjutkan perjalanan," jawab Wahyu.

Pada kesempatan itu, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Solikhin menerangkan secara singkat, pihaknya telah memetakan laju penumpang menjadi tiga fase yakni fase normal, fase pra larangan mudik dan fase setelah mudik.

"Arus puncak pengguna jasa penyebrangan di pelabuhan Bakauheni yakni pada tanggal 2 Mei 2021. Dimana, pada tanggal 28 April sampai dengan 7 Mei 2021, sebanyak 75.790 kendaraan telah melewati pelabuhan Bakauheni. 48.179 sudah kembali menyebrang sedangkan 27.611 kendaraan belum kembali dan ini nanti yang akan kami antisipasi," pungkas Solikhin.

Setelah menyimak dengan seksama materi pemaparan, Wakapolri kemudian menanggapi dengan mengucapkan terima kepada jajaran Polda Lampung atas langkah-langkah yang tepat yang telah dipersiapkan dalam menanggapi kebijakan Pemerintah perihal peniadaan mudik tahun 2021.

"Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kita tidak ingin seperti di India yang mengalami gelombang kedua Covid-19," tegas jendral lulusan Akpol 1988 A itu.

Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat itu juga memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyrakat agar melaksanakan perayaan hari raya Idhul Fitri 1442 H dengan dirumah saja.

"Lebaran dirumah saja, secara virtual. Bisa melalui video call, zoom atau aplikasi digital lainnya," himbau Gatot.

Tak kalah penting, Wakapolri juga mengingatkan kepada jajaran Polda Lampung agar memperhatikan keamanan petugas di pos-pos pemeriksaan.

"Pak kapolda, Karo Ops, Kabid Dokkes, para Kapolres agar memeriksa kelengkapan dan melatih anggota di lapangan baik personel dari Polri, TNI, Satpol PP, Satgas Covid-19. Jangan sampai terpapar Covid-19," pinta Gatot.

Jendral yang pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, bahwasannya kegiatan Operasi Ketupat 2021 merupakan kegiatan yang dinamis di seluruh wilaya Indonesia. Sebanyak 381 titik penyekatan telah disiapkan dalam rangka upaya memutus penyebaran Covid-19 jelang perayaan hari raya Idhul Fitri 1442 H.

"Kami dari jajaran Polri mememinta kepada seluruh masyarakat untuk betul-betul mematuhi larangan Pemerintah untuk tidak mudik. Dan yang paling penting, mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat," pungkas Wakapolri.

Tampak hadir dalam giat itu, Wakapolri, Irwasum polri didampingi jajaran, Kapolda Lampung dan jajaran, Kapolres Lamsel, Bupati Lamsel, Dandim 0421/LS dan GM ASDP Cabang Bakauheni. | Je

Irwasum Polri ke Polda Lampung Laksanakan Wasops Ketupat Krakatau 2021


Bandar Lampung -
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto dan Pejabat Utama Polda Lampung menyambut kedatangan rombongan Inspektorat pengawasan umum (Itwasum) Polri yang dipimpin Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryannto di Polda Lampung dalam rangka Wasops Ketupat Krakatau 2021. Jumat (7/5/2021).

Rombongan Itwasum Polri yang terdiri dari Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryanto didampingi Analis Kebijakan Utama Bidang Jamenops Itwasum Polri Irjen Pol Leonidas Braksan dan Auditor Itwil V Itwasum Polri Kombes Pol Muhamad Aris mengawali kegiatan dengan menerima paparan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) polda Lampung tentang Operasi Ketupat Krakatau 2021 Polda Lampung.

Dalam paparannya, Karo Ops Polda Lampung menyampaikan bahwa personil yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2021 sebanyak 2345 personil yang terdiri dari 235 personil Polda Lampung dan 2.111 personil Polres jajaran yang tersebar di 79 Pos dengan rincian 9 Pos Penyekatan, 1 Pos Terpadu , 11 Pos Pelayanan dan 58 Pos Pengamanan.

Selain menerima paparan Operasi Ketupat Krakatau 2021, rombongan Itwasum juga melakukan pengecekan Gedung Command Center dan fasilitas yang tersedia guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada pukul (13.30) WIB rombongan Itwasum Polri bersama Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung dan Pejabat Utama Polda Lampung menuju Pos Pam Ramayana Bandar Lampung dan mengecek kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. | Jefri

Polda Lampung Terima Bantuan 1.500 Paket Sembako dari Universitas Teknokrat Indonesia


Lampung -
 Wakapolda Lampung Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Subiyanto menghadiri acara Penyerahan Bantuan dari Universitas Teknokrat Indonesia melalui Polda Lampung kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Acara tersebut di laksanakan di Siger Lounge Polda Lampung. Senin (3/5/2021)

Penyerahan bantuan peduli Covid-19 kepada Kepolisian Daerah Lampung berupa 1.500 paket sembako.

Dalam kesempatan itu Rektor Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan permohonan kepada Polda Lampung untuk membantu menyalurkan bantuan berupa paket sembako peduli Covid-19 ini kepada masyarakat yang terdampak.

Waka Polda Lampung dalam sambutannya menyampaikan, pada hari ini hadir lima Polres jajaran yang terdekat karena Polres-Polres inilah yang paling tahu kondisi masyarakat yang lebih layak untuk menerima bantuan dan menyalurkan kepada masyarakatnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Wakapolda Lampung, Irwasda, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM), Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung. | Je

Curiga Mobil Ini Bergoyang-Goyang, Ternyata Orangnya Didalam Lagi Wik-Wik



Kalteng -
 Patroli Tim Raimas Back Bone Ditsamapta Polda Kalteng berhasil menggerebek sebuah mobil bergoyang yang terparkir di tempat gelap di kawasan pameran Jalan Temanggung Tilung Kota Palangka Raya, Sabtu (01/05/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Di kutip dari @Inilah com Kalteng, Penggerebekan ini berawal, saat personel Ditsamapta melaksanakan patroli rutin melewati kawasan pameran Jalan Temanggung Tilung dan melihat ada mobil mencurigakan. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati seorang laki-laki dan perempuan dewasa ada di dalam mobil tersebut.

Saat diperiksa, keduanya mengaku hanya ngobrol dan bersantai saja di dalam mobil. Namun Polisi tidak percaya begitu saja.

Setelah dilakukan interogasi akhirnya mereka berdua mengaku telah berbuat mesum di dalam mobil dengan barang bukti sebuah celana dalam pria dan beberapa tisu bekas dipakai yang belum sempat dibuang serta satu kaleng bir

Dirsamapta Polda Kateng Kombes Pol Susilo Wardono, S.I.K., M.H melalui Wadirsamapta AKBP Timbul R.K Siregar, S.I.K., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, Minggu (2/5/2021).

"Iya benar. Kami mengamankan satu pasangan pria dan wanita yang diduga telah melakukan perbuatan layaknya suami isteri di dalam mobil," terang Timbul.

Dari pengakuan sang wanita IU (51) yang masih berstatus belum menikah, sudah lima bulan mengenal pria berstatus duda bernama A (42) dan banyak hal dijanjikan oleh pria pasangannya tersebut termasuk dijanjikan untuk dinikahi.

Selanjutnya pria yang beralamat di Jalan Virgo Palangka Raya dan perempuan yang di KTP nya beralamat di Surabaya, Jatim tersebut, dibawa ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng Jalan Tjilik Riwut Km 6,5 Palangka Raya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Selanjutnya kedua orang tersebut kita suruh pulang ke rumahnya setelah dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya," ujar Timbul RK Siregar. | red

Polda Lampung Apel Kesiap-Siagaan Guna Antisipasi Konflik Sosial May Day


Lampung |
Guna menciptakan rasa aman dan nyaman saat memperingati hari Buruh Internasional atau yang dikenal dengan “May Day”, Polda Lampung melaksanakan apel kesiapsiagaan antisipasi konflik sosial di lapangan apel Mapolda Lampung dengan kekuatan 199 personel, pada hari Sabtu (01/05/2021).

Apel kesiapsiagaan antisipasi konflik sosial May Day ini diambil langsung oleh Wakil Direktur Objek Vital (Wadir Obvit) Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Joko Bintoro.

Dalam arahannya Joko menyampaikan, apel kesiapsiagaan antisipasi konflik sosial pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) ini sebagai bentuk upaya untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas diwilayah hukum Polda Lampung serta penanganan Covid-19 untuk menghindari kerumunan dihari Buruh Internasiaonal ini.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dimintai keterangan perihal apel kesiapsiagaan antisipasi potensi konflik sosial dalam rangka peringatan May Day ini mengungkapkan, "dihari Buruh ini kita tidak boleh under estimate walaupun diwilayah hukum Polda Lampung sampai saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif namun kita tetap waspada dari segala sesuatunya yang dapat merubah situasi.

“Kami akan tetap siagakan anggota untuk mengantisipasi peringatan hari buruh Internasional ini”, tambahnya. | Je

Gelar Diskusi Bersama LP3UI: Polda Lampung ajak Jaga Kebersamaan dan Keutuhan NKRI


Lampung -
Kepolisian Daerah Lampung menggelar diskusi dengan tokoh Lembaga Peduli Pengembangan Potensi Umat Islam (LP3UI), Sabtu (1/5/2021).

Hadir dalam kegiatan itu Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad hadir sebagai pemateri, 

tokoh LP3UI Lampung Ustadz Madruz sebagai pemateri, Arie Setya Putra sebagai moderator dan AKBP Magdalena dari Badan Intelijen Keamanan (BIK) Mabes Polri sebagai penyelenggara dengan jumlah peserta dari Jamaah LP3UI sebanyak 20 orang, dimana dalam kegiatan tersebut disampaikan pemahaman terkait radikalisme. 

Dalam kesempatan itu Pandra memperkenalkan aplikasi "POLISIKU"  dan Call Center 110 kepada masyarakat, guna mempermudah dan memperoleh informasi terkait pengaduan dan pelaporan dimana Kapolri telah membuat satu terobosan dengan nama PRESISI untuk mempercepat layanan kepolisian kepada masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. 

Kemudian ustaf Madruz melanjutkan dengan menyampaikan, sebagai salah satu lembaga keagamaan pihaknya banyak melakukan kegiatan sosial.

Salah satunya dengan terjun langsung membantu evakuasi korban bencana, seperti di Palu, Lombok dan Lampung.

"Kami tunjukkan dengan kerja nyata, kami juga punya tim SAR sendiri termasuk tim medis internal," kata ustad Madruz.

Ustad Madruz menambahkan, lembaga keagamaan yang kerap dikaitkan dengan gerakan radikalisme sangat tidak berdasar.

Karena menurutnya, sebuah lembaga keagamaan khususnya Islam benar benar dibentuk untuk kepentingan bersama umat.

"Hal yang seperti itu (tudingan radikalisme) sangat menyakitkan bagi kami. Karena kami sudah banyak berbuat dengan kegiatan sosial," katanya. 

Oleh karena itu ustad Madruz berharap, semua masyarakat bersatu dalam memperkuat persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI. | Je

Sebanyak 690 AJB Palsu, Berhasil di Ungkap Satgas Mafia Tanah Polda Banten


Jakarta - 
Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terkait mengusut tuntas kasus tindak pidana mafia tanah di Indonesia, Polda Banten kembali melakukan pengungkapan kasus mafia tanah.

Kali ini Satgas Mafia Tanah Polda Banten mengungkap sebanyak 690 akta jual beli dan akta hibah palsu yang berada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Dimana sebelumnya, Satgas Mafia Tanah Polda Banten juga telah mengungkap kasus mafia tanah berupa pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) pada bulan Februari 2021 dan sindikat pemalsuan girik palsu pada bulan Maret 2021 lalu.

Saat ditemui, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan bahwa pengungkapan kasus tindak pidana pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang tersebut atas laporan dari masyarakat.

"Pengungkapan kasus ini sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/94/III/RES.1.9./2021/SPKT I/Banten pada tanggal 03 Maret 2021. Dimana kronologisnya berawal dari diketahui bahwa tandatangan atas nama Babay, S.Pd., M.Si telah dipalsukan dalam Akta jual beli dengan Nomor: 231/2019, tanggal 11 Februari 2019 oleh JS yang merupakan PNS dengan jabatan sebagai staff seksi Ekbang di Kecamatan Pabuaran. Namun JS merupakan tersangka di perkara lain. Dari peristiwa tersebut kemudian Camat Pabuaran Asnawi, S.Pd., M.Si mencari dan merekap data akta jual beli dan akta hibah yang pernah diproses pada masa jabatan Babay, S.Pd., M.Si semasa menjabat sebagai Camat Pabuaran pada kurun waktu 2016-2019," ujar Martri Sonny di Aula Serbaguna Bidhumas Polda Banten. Kamis, (29/04/2021).

"Dan hasil perekapan dari kurun waktu bulan Januari 2018 sampai dengan Bulan Desember 2019 terdapat beberapa blangko minuta Akta (Akta Jual Beli dan Akta Hibah) yang masih kosong, tandatangannya atas nama Babay, S.Pd., M.Si yang di palsukan oleh tersangka Dedi Setia Budi yang merupakan pekerja honorer di Kecamatan Pabuaran," lanjut Martri Sonny.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Martri Sonny menambahkan bahwa banyak masyarakat yang menjadi korban karena proses permohonan Akta (Akta Jual Beli dan Akta Hibah) yang diajukan melalui pihak Desa yang di proses oleh tersangka Dedi Setia Budi tidak sesuai dengan mekanisme yang ada dan tandatangan PPATS (Pejabat pembuat akta tanah sementara) atas nama Babay, S.Pd., M.Si., telah dipalsukan. Serta saudara Babay, S.Pd., M.Si merasa dirugikan dimana jabatan dan wewenangnya telah dimanfaatkan oleh tersangka Dedi Setia Budi untuk melancarkan niat jahatnya.

Martri Sonny menyatakan, berdasarkan kronologis kejadian tersebut, anggota Subdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Banten langsung melakukan penggeledahan kerumah tersangka Dedi Setia Budi.

"Anggota langsung melakukan penggeledahan di rumahnya dan memperoleh bukti-bukti dari tersangka. Dan bahwa tersangka telah melakukan perbuatan pemalsuan tandatangan dalam Akta Jual Beli dan Akta Hibah dari tahun 2018 hingga 2019 ketika menjadi PPATS (Pejabat pembuat akta tanah sementara) di Kecamatan Pabuaran," imbuh Martri Sonny.

Ditempat yang sama, Kasubdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Banten AKBP Dedy Darmawansyah menjelaskan bahwa barang bukti berupa Akta Jual Beli dan Akta Hibah yang dipalsukan tersangka sebanyak 690 akta.

"Adapun total barang bukti Akta Jual Beli dan Akta Hibah yang dipalsukan tandatangannya sebanyak 690 Akta. Dimana sebanyak 669 akta ditemukan di Kecamatan Pabuaran dan 21 akta ditemukan di rumah tersangka," jelas Dedy Darmawansyah.

"Dan dari hasil membuat akta tersebut, tersangka memperoleh jasa pertiap akta paling sedikit sebesar Rp. 1.000.000 dan paling besar Rp. 4.000.000 dan rata-rata sebesar Rp. 2.000.000, jika ditotalkan yang telah diterima tersangka sebesar Rp. 1.300.000.000," lanjut Dedy Darmawansyah.

Adapun ancaman pidana terkait kasus tindak pidana pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) tersebut telah melanggar Pasal 263 KUHPidana, pidana penjara lama 6 tahun penjara dan Pasal 264 KUHPidana, pidana penjara paling lama 8 tahun penjara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi terkait pengungkapan kasus pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) yang dilakukan Subdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Banten.

"Ini merupakan sebuah keberhasilan yang luar biasa yang dilakukan Ditreskrimum Polda Banten melalui Subdit II Harda Bangtah," ujar Edy Sumardi.

"Dan kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat apabila merasa memiliki dan telah merasa dirugikan, boleh melakukan konfirmasi ke Satgas Mafia Tanah yang ada di Ditreskrimum Polda Banten. Adapun nomor telepon Satgas Mafia Tanah yang bisa dihubungi ialah 081390545679. Jadi bagi masyarakat merasa dirugikan terkait dengan jual beli dan sebagainya terkait dengan tanah silahkan hubungi Satgas Mafia Tanah Ditreskrimum Polda Banten. Kami siap melayani, kami siap untuk melakukan penyelidikan," tutup Edy Sumardi. | red

Ditkrimsus Polda Sumut Amankan Oknum Kimia Farma di Bandara Kualanamu


Medan -
 Anggota Ditkrimsus Polda Sumatera Utara Berhasil mengamankan oknum Petugas Kimia Farma Labolatorium Rapid Antigen Lantai M Bandara Kualanamu Internasional Airport, Selasa ( 27/4/2021).

Adapun Kronologis kejadian tersebut sekitar Pukul 15.05 WIB Anggota Krimsus Poldasu yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat, melaksanakan test rapid antigen. Selanjutnya petugas krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.

Setelah mendapatkan nomor antrian maka petugas krimsus dipanggil nama dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil sampel yang dimasukkan alat tes rapid antigen kedalam kedua lubang hidung

Setelah selesai pengambilan sampel maka petugas krimsus menunggu di ruang tunggu sambil menanti hasil rapid antigen. Berselang sekitar 10 menit menunggu, hasil yang didapatkan "Positif".

Setelah itu terjadi perdebatan dan saling balas argumen maka diperiksa seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas kimia farma dan dikumpulkan, maka petugas Krimsus Poldasu mendapati barang bukti ratusan alat yang dipakai rapid antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah didaur ulang.

Menurut keterangan dari petugas kimia farma yang ketakutan saat diintrogasi oleh petugas Krimsus Poldasu mengatakan, Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel yang dimasukkan kedalam hidung setelah digunakan dicuci dan dibersihkan kembali, lalu dimasukkan kedalam bungkus kemasan, digunakan dan dipakai untuk pemeriksaan orang berikutnya.

Pukul 16.15 WIB AKP Jeriko, Kanit 2 Subdit 4 Tipiter Krimsus, Poldasu membawa para petugas kimia farma berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan :
1. Komputer 2 unit
2. Mesin printer 2 unit
3. Uang kertas
4. Ratusan alat rapid test bekas yang sudah di cuci bersih dan telah di masukkan kedalam kemasan
5. Ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum di gunakan .

Saat ini 4 orang oknum berikut barang bukti telah diamankan ke Polda Sumatera Utara untuk penyidikan lebih lanjut. | red

BHAKTI SOSIAL RAMADHAN POLDA LAMPUNG PEDULI

 


LAMPUNG
- Polda Lampung melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah tahun 2021 ke beberapa Panti asuhan yang ada di Bandar Lampung, Rabu (21/04/2021).

Kegiatan bhakti sosial dilaksanakan oleh perwakilan dari personel Sekretaris Pribadi Pimpinan (Spripim) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung  di empat lokasi berbeda, diantaranya Panti Asuhan Muhajirin Al Mubarok, Panti asuhan Kemala Puji, Panti asuhan Dharmasari, dan Panti asuhan Qoroba Mulya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan, kegiatan ini merupakan program bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno dimana selama bulan penuh berkah ini, Polda Lampung berbagi dengan sesama agar Polri semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan bhakti sosial bulan Ramadhan 1442 H ini juga merupakan Program Prioritas Kapolri.

“Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan membantu kelancaran ibadah Ramadhannya” pungkas Pandra.

Adapun bhakti sosial yang diberikan berupa kebutuhan bahan pokok antara lain Beras, telur, minyak goreng, gula putih, teh, sarden, indomie, nanas kaleng, minyak sayur dan susu.  

Melalui bhakti sosial Ramadhan Polda Lampung peduli diharapkan mampu meringankan beban di panti asuhan tersebut terutama saat bulan ramadhan seperti saat ini, tutup Pandra. | yes

Uang 10 Milyar dan Beberapa Dokumen Penting Disita Diskrimsus Polda Lampung


Bandar Lampung |
Ditreskrimsus Polda Lampung sita Rp 10 miliar beserta dokumen hasil penggeledahan di Kantor PT. URM yang diduga hasil korupsi dalam kegiatan pekerjaan konstruksi preservasi jalan Sutami, di Sribawono sampai simpang Sribawono, Lampung Timur, Tahun Anggaran 2018-2019. Diperkirakan kerugian negara mencapai Rp. 60-65 M. Senin (12/4/21).

Direskrimsus Polda Lampung Kombes. Pol. Mestron Siboro, S.S.T., M.K., S.H, mengatakan, saat ini Subdit III Ditreskrimsus Polda Lampung sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pekerjaan konstruksi preservasi rekonstruksi jalan Prof Dr Ir Sutami di Sribawono sampai simpang Sribawono, yang dikerjakan PT. Usaha Remaja Mandiri (URM) Tahun Anggaran 2018-2019.

“Kita belum bisa sebutkan nama tersangkanya dan berapa orang jumlahnya, karena masih dalam proses penyidikan,” ungkap Dirkrimsus Polda Lampung, saat ditanya wartawan pada konferensi pers Tentang Penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi PT. URM, di Mapolda Lampung,.

Ia menjelaskan, pada pekerjaan preservasi rekonstruksi jalan tersebut, dilaksanakan tidak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam kontrak yang mengakibatkan dugaan terjadinya kerugian keuangan negara.

Penyelidikan kasus ini dimulai pada 6 Oktober 2020 yang lalu, dan ditemukan indikator kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan dalam kontrak, penyelidikan memakan waktu sekitar empat bulan, kemudian dilakukan penyidikan dengan diterbitkan dua laporan polisi.

Setelah itu, Ditreskrimsus melakukan penyidikan, dimulai pada 26 Februari 2021 dengan dua laporan polisi, yaitu, laporan polisi Nomor. 347, tanggal 26 Februari 2021, dan laporan polisi Nomor. 348, tanggal 26 Februari 2021.

Sebulan kemudian, penyidikan berkembang dan melahirkan dua laporan polisi baru yaitu, laporan polisi Nomor. 490, tanggal 23 Maret 2021, dan laporan polisi Nomor. 491, tanggal 23 Maret 2021, jelas Kombes Mestron Siboro, didampingi Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Selama proses penyidikan, saksi yang telah diperiksa sebanyak 54 orang yang terdiri dari
berbagai pihak terkait. Ditreskrimsus juga meminta keterangan sejumlah ahli, yaitu ahli teknik konstruksi dari Politenik Negeri Bandung, ahli hukum pidana dari UI, dan ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Selain uang tunai, Ditreskrimsus juga menyita sejumlah dokumen kontrak dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Selain itu Central Processing Unit (CPU), flash disk, tiga buah cap stempel milik perusahaan orang lain yang ditemukan
Di kantor PT URM saat dilakukan penggeledahan.

Ada pun keberadaan uang tunai yang disita, merupakan tahapan penitipan atau pengembalian kerugian negara. Pada tahap pertama, kedua, dan ketiga sebesar Rp3 miliar, dan tahap keempat sebesar Rp1 miliar.

“Total penitipan atau pengembalian kerugian negara berjumlah sepuluh miliar,” tutur Kombes Pol Mestron Siboro.

Direskrimsus menegaskan, pengembalian kerugian keuangan negara tersebut akan menjadi pertimbangan hukum di persidangan. Namun pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapus pidana terhadap para pelaku.

Jumlah kerugian keuangan negara, berdasarkan estimasi penyidik, sekitar Rp60 miliar sampai Rp65 milyar. Estimasi tersebut bukan suatu angka yang pasti, namun didasarkan jumlah kerugian keuangan negara yang real, dan penghitungannya masih dalam proses di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dalam konferensi pers tersebut senantiasa menerapkan protokol kesehatan (Prokes) covid-19. | yes

Guna Amankan Ibadah Malam Wafatnya Isa Al-masih, Gegana Lampung Terjunkan Unit Jibom


POLIS
, Bandar Lampung | Detasemen Gegana Satbrimobda Lampung menerjunkan Unit Jibom dalam rangka mensterilkan dan mengamankan malam peribadatan umat kristiani guna mengantisipasi aksi teror dan gangguan kamtibmas di Kota Bandar Lampung, pada Kamis (01/04/21)

Menindak lanjuti Perintah Kapolda Lampung no Sprin/618/ IV/ PAM.2. /2021 tanggal 01 April 2021 perihal Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan peringatan wafatnya Isa Al-masih Tahun 2021.

Pada kesempatan giat pengamanan malam ini dipimpin oleh Paops Subden Jibom Aiptu Royyani dalam arahannya meneruskan atensi dari Dansar Brimob Polda Lampung KBP R. Kasero Menggolo, SH., S.Sos., MH., M.Si bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah pada saat sebelum, saat berlangsungnya acara Puncak hingga selesainya acara pelaksanaan ibadah umat kristiani dari hal- hal yang tidak di inginkan sehingga mengganggu jalannya peribadatan.

Adapun lokasi yang menjadi target sterilisasi dan pengamanan adalah Gereja Methodist Indonesia Teluk Betung, Gereja Ratu Damai Teluk Betung, Gereja Katedral Kristus Raja Tanjung Karang, dan Gereja Santa Maria Imaculata Way Kandis - Bandar Lampung.

Dalam kesempatan ini juga Anggota Jibom menyempatkan diri untuk dialog dengan baik dengan para jemaat supaya tidak takut dan cemas dengan perkembangan situasi saat ini serta tak lupa diselingi himbauan Untuk Selalu menerapkan Protokol Kesehatan di mana masa Pandemi yang Sampai saat ini belum juga berakhir. | yes

Nanang Ermanto Pamerkan Lorong Cinta Kepada Irjen Pol. (Purn.) DR. H. Ike Edwin


 Kalianda | Mantan Kapolda Lampung tahun 2016 dan mantan Staf Ahli Kapolri Bidang Sospol Irjen Pol. (Purn) DR. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., berkunjung ke Bupati Lampung Selatan Kamis (01/4/2021).

Kunjungan ini adalah melanjutkan Road show Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol. (Purn) DR. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., ke berbagai Bupati dan Walikota yang ada di Provinsi Lampung, dalam rangka silaturrahmi sekaligus menanyakan tentang program yang telah dicapai maupun yang akan dilakukan di masing-masing Kabupaten yang ia kunjungi.

Kabupaten Lampung Selatan merupakan Kabupaten keempat yang ia kunjungi, dimana sebelumnya Dang Ike bersama istri dr. Hj. Aida Sofina beserta rombongan telah melakukan kunjungan ketiga kabupaten kota yakni Kabupaten Tubaba, Kabupaten Lampung Tengah dan Kota Metro.

Dalam kunjungan ke Kabupaten Lampung Selatan ini, Dang Ike beserta rombongan di sambut oleh Bupati Lampung Selatan Hi. Nanang Ermanto beserta istri dan Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kusumadewangsa, SIP., di ruang kerja Bupati Lampung Selatan.

Pada sesi dialog santai bersama Nanang Ermanto banyak memberikan informasi tentang profil Kabupaten Lampung Selatan, dimana Kabupaten Lampung Selatan merupakan pintu gerbang Sumatera banyak mempunyai sumber daya alam yang bisa di manfaatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan pada khususnya dan Provinsi Lampung pada umumnya.

Setelah bincang-bincang di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Dang Ike dan rombongan diajak oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan untuk melihat Kebun Edukasi yang terletak disamping Rumah Dinas Bupati di jalan Trans Sumatera, Kalianda.

Selain itu Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu kabupaten tertua di Provinsi Lampung, yang banyak legenda dan sejarah, diantaranya Gunung Krakatau yang pernah meletus pada tahun 1813 yang memisahkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera sehingga terciptanya Selat Sunda juga berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Pelabuhan penyeberangan Bakauheni serta lapangan udara internasional Radin Inten II di Branti juga masuk dalam wilayah Kabupaten Lampung Selatan, yang kesemuanya itu adalah merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung Selatan.

Objek wisata bahari dan pantai pun banyak terdapat di Kabupaten Lampung Selatan, ini merupakan aset daerah yang bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) disamping sumber Pendapatan Asli dari sektor lainnya. | yes

Polda Lampung Kebagian 16 Polsek Yang Tidak Boleh Melakukan Penyidikan Lagi


POLIS
, Bandar Lampung | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencabut kewenangan 1.062 Polsek untuk melakukan tindakan penyidikan, 16 di antaranya ada di wilayah hukum Polda Lampung.

Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan) per Tanggal 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (31/3/2021), dijelaskan keputusan tersebut memperhatikan soal program prioritas Commander Wish pada 28 Januari 2021.

Dikutip dari Antara, hal ini juga merupakan program prioritas di bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan polsek dan polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 prihal direktif Kapolri tentang kewenangan polsek tertentu,” kata Sigit dalam surat keputusan itu seperti dilansir dari Antara.

Keputusan itu juga berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Inilah daftar 16 Polsek di Lampung yang tidak lagi bisa melakukan penyidikan:

1. KSKP Panjang (Bandar Lampung)
Jumlah tindak pidana di KSKP Panjang selama tiga tahun hanya mencapai 7 laporan polisi (LP).

2. Polsek Sragi (Lampung Selatan)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun hanya mencapai 9 LP.

3. Polsek Pesisir Selatan (Lampung Barat)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun hanya mencapai 9 LP.

4. Polsek Rawa Pitu (Tulang Bawang)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun hanya mencapai 5 LP.

5. Polsek Sumber Rejo (Tanggamus)
Waktu tempuh ke Polres Tanggamus hanya 42 menit. Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 5 LP.

6. Polsek Semaka (Tanggamus)
Waktu tempuh ke Polres Tanggamus hanya 53 menit. Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 9 LP. Penyerapan anggaran sidik lidik tidak optimal.

7. Polsek Pematang Sawa (Tanggamus)
Waktu tempuh ke Polres Tanggamus 1 jam. Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 4 LP.

8. Polsek Cukuh Balak (Tanggamus)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 8 LP. Penyerapan anggaran sidik lidik tidak optimal.

9. Polsek Sukadana (Lampung Timur)
Waktu tempuh ke Polres Lampung Timur hanya 15 menit.

10. Polsek Bumi Agung (Lampung Timur)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 4 LP.

11. Polsek Metro Kibang (Lampung Timur)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 5 LP.

12. Polsek Braja Selebah (Lampung Timur)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 4 LP.

13 Polsek Rebang Tangkas (Way Kanan)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 5 LP.

14. Polsek Selagai Lingga (Lamteng)
Jumlah tindak pidana selama tiga tahun rata-rata hanya 6 LP.

15. Polsek Tulang Bawang Tengah (Tulang Bawang Barat)
Jarak tempuh dari Polsek ke Polres hanya 15 menit.

16. Polsek Tumijajar (Tulang Bawang Barat)
Jarak tempuh dari polsek ke polres hanya 30 menit.

| yes

Kapolda Lampung Melakukan Kunjungan Kerja ke Polres Pesawaran


POLIS, Pesawaran -
 Kunjungan Kerja Bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Hendro Sugiatno, M.M di Polres Pesawaran disambut langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik., M.H dipintu gerbang pintu masuk Mako Polres Pesawaran dengan penyambutan Jarmat (Jajaran Penghormatan) bersama PJU Polres Pesawaran ikut menyambut kedatangan Bapak Kapolda Lampung, Selasa (30/03) Pukul 12.30 WIB.

Selanjutnya dihalaman teras disambut juga oleh para Forkopimda Kabupaten Pesawaran yakni Bupati Pesawaran yang diwakili Sekda Kabupaten Pesawaran Ir. Kusuma Dewangsa, M.M.), Ketua DPRD Pesawaran diwakili oleh Anggota DPRD Bapak Heriyanto, Dandim 0421 Lamsel diwakili oleh Kapten. Inf. Sukandi, Kajari Pesawaran Ibu Tinawati BR. Saragih., S.H., M.H. Kepala Pengadilan Negeri Gedong Tataan/Pesawaran Ibu Zoya Haspita., S.H., M.H., Kepala Pengadilan Agama Pesawaran Ibu Erlis Marliani, S.Ag., M.H, Pejabat Utama Polres Pesawaran, Pokdar Kabupaten Pesawaran Bapak Rifky Asofani, S.H. M.H, Para Da'i Kamtibmas Kabupaten Pesawaran, Kapolsek jajaran serta seluruh Perwira dan Bintara Polres Pesawaran.

Kemudian dilanjutkan ramah tamah oleh Bapak Kapolda di Aula Sanika Satyawada Polres Pesawaran bersama Forkopimda Kabupaten Pesawaran, lalu usai ramah tamah Bapak Kapolda memberikan arahan kepada Pejabat Utama (PJU) Polres Pesawaran di Aula Pamor Polres Pesawaran.

Dalam acara sambutan yang pertama Kapolres Pesawaran menyampaikan laporan situasi wilayah hukum Polres Pesawaran, Polres Pesawaran baru 4 tahun jalan beroperasional, terdiri dari 11 Kecamatan dan 144 Desa, baru terhubung 4 Polsek dan 1 Subsektor, semoga untuk tahun ini Subsektor Way Lima segera di acc oleh Mabes Polri.

Kabupaten Pesawaran secara geografis berbatasan dengan Bandar Lampung, Pringsewu dan Lampung Selatan. untuk penduduk dominan memeluk agama Islam 80% dan bersuku Lampung untuk wilayah yang tersebar di 11 Kecamatan, diwilayah hukum Polres Pesawaran terdapat Kodim dan Koramil, untuk di pesisir laut ada Brigif Marinir dan Lanal Lampung, untuk Batalyon ada di Natar dari Lampung Selatan, kami berupaya mengoptimalkan untuk bisa melakukan suatu upaya-upaya asessmen internal sesuai dengan jabatan yang ada.

Untuk jumlah Personil Polres Pesawaran ada 417 Personil dan Personil sudah melakukan Vaksinasi Covid 19 serta dilakukan pengamanan dan pengawalan gudang Vaksin untuk keamanan. Untuk Inovasi dan Agenda Polres Pesawaran kami membentuk Tim Gurita Pahawang untuk melakukan preventif mencegah C3, kerawan arus lalu lintas disebabkan karna jalan raya yang Volume jalan belum ada penambahan, untuk Patroli Sambang selalu dilaksanakan untuk deteksi Bhabinkamtibmas sebagai upaya adanya pendekatan dengan masyarakat.

Untuk Anggaran Covid 19 tersebut kami telah melakukan upaya penyemprotan disiinfektan disetiap ruangan kerja dan menyiapkan tempat mencuci tangan, selanjutnya kami laporkan dari 144 Desa sudah terbentuk semua Kampung tangguh sesuai dengan Instruksi Mendagri membentuk Satgas Covid 19.

Untuk Pilkades akan dilaksanakan di 31 Desa dan akan dilaksanakan padah tahun 2021 ini termasuk pengamanan Festival Pahawang yang cukup semarak dilaksanakan setiap tahunnya, kemudian untuk fasilitas pelayanan penyandang disabilitas, sudah disiapkan untuk mendorong pelayanan publik seperti membuat kartu sidik jari maupun Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan penyiapan dalam hal pelayanan Publik sudah dipersiapkan dengan matang.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bapak Kapolda Lampung, dalam kunjungannya ia didampingi oleh Dir Intelkam Polda Lampung Kombes Drs. Susilo Rahayu Irianto, serta Dir Krimum Polda Lampung Kombes Muslimin Ahmad, S.IK, SH, M.H., dalam arahannya Bapak Kapolda Lampung menyampaikan rasa puji dan syukurnya atas kehadirat Allah Swt, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya kita semua masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk bertatap muka ditengah pandemi Covid-19.

Terima kasih kepada Polres Pesawaran dan jajarannya yang telah bekerja secara baik dan optimal sehingga Kamtibmas senantiasa aman terkendali. Membangun kerjasama dan sinergi yang lebih kuat dan harmonis sehingga dapat merespon serta memecahkan permasalahan yang ada. Bukti nyata kerjasama dan soliditas adalah penanganan covid-19 yang terus bergerak kearah kuning, konfirmasi kasus Covid-19 diwilayah Pesawaran periode April 2020 s.d Maret 2021 tercatat sebanyak 586 orang terkonfirmasi positif, sembuh 536 orang dan 30 orang meninggal dunia. Pandemi Covid-19 adalah bencana non alam yang dialami seluruh dunia, perlu upaya penanganan yang luar biasa untuk menekan penyebaran covid-19. Data vaksinasi Kabupaten Pesawaran, jumlah dosis vaksin sebanyak 10.740 buah, yang sudah divaksin sebanyak 654 buah.

Menjelang perayaan hari wafat Isa Almasih pada tanggal 2 April 2021 agar menjalankan SOP pengamanan di mako dan Gereja-gereja karena situasi tidak dapat diprediksi, tingkatkan Patroli baik yang berseragam maupun non seragam dengan menggunakan body system. Kejadian yang terjadi di makasar agar disampaikan kepada masyarakat terkait bom bunuh diri tidak ada kaitannya dengan agama dan lakukan koordinasi dengan stakeholder, ormas-ormas serta aktifkan kembali 3 pilar di desa (Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa) agar SOP pelaksanaan pengamanan mako selalu diingatkan dan body system bagi personil yang melaksanakan pengamanan, selalu memeriksa dan antisipasi under estimate terhadap bahaya yang akan mengancam keselamatan. Semoga Allah Swt-tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan perlindungan, kepada kita sekalian dalam melanjutkan karya dan pengabdian terbaik kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara.

Pada kesempatan kunjungan kerja, Bapak Kapolda memberikan penghargaan kepada Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Eko Rendi Oktama dalam ketegasan dalam menindak pelaku kejahatan diwilyah hukum Polres Pesawaran yang mana harapannya sesuai harapan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif serta cepat menindak lanjuti setiap kejahatan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas menjadi tidak aman dalam hal tersebut juga dapat memicu kejadian-kejadian lain apabila tidak segera ditindak lanjuti.

Selain memberikan pemberian penghargaan kepada Kasat Reskrim, Bapak Kapolda Lampung juga memberikan penghargaan kepada DA’I Kamtibmas Polres Pesawaran KH. Endang Zainal Khaidir dalam membantu menjaga situasi Kamtibmas dalam hal tokoh agama yang ikut memberikan sumbangsih kepada Polri yakni di Polres Pesawaran, dan saya berharap di Pesawaran agar tidak ada empat (4) hal yang harus diminimalisir yakni tentang gangguan Kamtibmas yaitu jangan ada Narkoba, jangan ada Judi, jangan ada Premanisme serta jangan ada Begal.

Setelah usai memberikan arahan di Polres Pesawaran Kapolda Lampung melanjutkan kegiatannya ke Pemda Kabupaten Pesawaran untuk melaksanakan kegiatan ramah tamah dalam mendukung program Kapolda Lampung untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Pesawaran serta dapat berkoordinasi secara sinergi untuk tetap mendukung dalam melanjutkan program pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona S.T., M.Tr.I.P.

Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Bapak Kapolda Lampung ke Polres Pesawaran dan Pemda Kabupaten Pesawaran, tetap memperketat Protokol Kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. | yes

Berikut Hasil Gelar Konferensi Pers Operasi Kepolisian di Polda Lampung




 Bandar Lampung - Polda Lampung menggelar konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Kewilayahan Polda dan Polres jajaran dengan sandi operasi “Cempaka Krakatau-2021” pada tanggal 15-28 Februari 2021.

Dalam Konferensi pers tersebut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad S.H.,M. Si., menyampaikan, sasaran operasi ini adalah penegakkan hukum terhadap segala bentuk penyakit masyarakat terutama pemberantasan kejahatan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, prostitusi, debt collector yang menggunakan jasa preman dan kejahatan lainnya selama 14 hari diwilayah hukum Polda Lampung dengan mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan deteksi, preventif dan kegiatan bantuan operasi dalam rangka menciptakan rasa aman serta memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

Dalam Operasi Cempaka Karakatau 2021 kali ini Polda Lampung dan jajaran berhasil mengungkap TO orang sebanyak 71 orang, NON TO 735 orang. TO tempat 118 tempat dan NON TO sebanyak 118 . TO barang sebanyak 35 dan NON TO sebanyak 1136 barang. TO perkara 10 perkara dan Non TO sebanyak 371, sambung wadir reskrimum AKBP Ardian Indra Nurita.

Sementara terkait dengan pengungkapan TO selama dilaksanakan Operasi “Cempaka Krakatau 2021” Polda Lampung dan Jajaran berhasil mengamankan barang bukti Uang Tunai Rp. 29.253.500, miras 3.289 Botol, tuak 3.062 Liter, 38 Bilah Sajam, 20 Pucuk Senpira, 49 Butir Amunisi, 67 Unit R2, 3 Unit R4 dan 91 Unit Handphone berbagai merk, tutup Ardian. | yes

Polda Sumut Kaji Pelarangan Anggotanya Kawal Moge hingga Mobil Pribadi




 Palembang - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) sepakat dengan Polda Metro Jaya yang melarang anggotanya mengawal kendaraan pribadi seperti motor gede (moge), mobil, hingga sepeda. Mereka akan mengkaji aturan itu untuk diterapkan di Sumatera Utara.

"Saya sendiri sepakat dengan kebijakan di Polda Metro Jaya. Saya sendiri belum lama menjabat di Sumut, (jadi) saya akan pelajari lagi situasi di Sumut," ujar Dirlantas Polda Sumut, Kombes Valentino Alfa Tatareda, Selasa (23/3).

Dirlantas Polda Sumut mengatakan bahwa apabila memungkinkan diterapkan dia akan melaporkan hasil kajiannya ke Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak.

"Saya (akan) laporkan ke pimpinan saya di sini untuk bisa dilaksanakan secara menyeluruh di Sumut," ujarnya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta jajarannya untuk bekerja independen dan tidak fokus untuk kelompok tertentu, khususnya dalam soal kawal mengawal. Ia melarang Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menerima permohonan pengawalan mobil pribadi, motor gede, hingga sepeda.

"Tidak ada lagi anggota yang melakukan pengawalan mobil, motor gede atau moge. Tidak ada lagi anggota yang melakukan pengawalan terhadap kelompok pesepeda," ucap Kapolda Metro Jaya di lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Sabtu (20/3).

"Mari kita membangun tradisi baru, di mana Polri betul-betul berdiri, ada untuk semua masyarakat bukan untuk golongan tertentu," imbuh Jenderal Bintang Dua.

Kapolda Metro Jaya mengatakan dengan adanya pengawalan pada kelompok-kelompok tertentu akan menimbulkan pertanyaan masyarakat dan kecemburuan sosial. | red

Kapolri Resmi Launching ETLE Nasional Tahap Pertama, 12 Polda Terapkan Tilang Elektronik



 Jakarta -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan launching tilang elektronik atau Elektronic Traffic law enforcement (Etle) nasional tahap 1. Dalam launching tahap 1 ini, ada 12 Polda dengan 244 kamera tilang elektronik yang bakal dioperasikan mulai hari ini.

Launching Etle tahap 1 digelar di gedung NTMC Polri, Jakarta, Selasa (23/3/2021). Acara ini dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung  Muhammad Syarifuddin dan Jaksa Agung TB. Hassanudin yang turut dalam penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) penegakan hukum. 

Menpan RB Tjahjo Kumolo, Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Dirut Jasa Raharja Budi Raharjo dan beberapa perwakilan instansi lain turut hadir. Jajaran Dirlantas se-Indonesia juga hadir secara virtual.

Etle nasional ini merupakan salah satu implementasi Korlantas Polri yang dipimpin Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam mewujudkan salah satu program prioritas Presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri Jnderal Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya mengatakan kehadiran tilang elektronik nasional ini untuk meningkatkan program keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya. Kapolri ingin masyarakat lebih waspada dalam waspada karena adanya Etle dapat memantau perilaku pengendara. 

“Kenapa ini kita lakukan? Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkat program keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, tentunya perlu ada upaya-upaya penegakan hukum agar proses pelaksanaan kegiatan para pengguna jalan betul-betul bisa disiplin, bisa mengutamakan keselamatan dan tentunga menghargai masyarakat lain sesama pengguna jalan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Di sisi Polri, Jenderal Sigit menekankan upaya penegakan hukum yang transparan lewat Etle. Mantan Kabareskrim ini berharap sistem Etle dapat mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus pemanfaatan teknologi informasi.

“Di sisi kepolisian, program Etle adalah bagian dari kami untuk melakukan penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakan hukum kepolsiian, khususnya lalu lintas di jalan, tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tentunya kita sering mendapatkan komplain terkait dengan masalah proses tilang yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota, yang kemudian berpotensi terjadinya penyalahgunaan wewenang,” jelas Kapolri. 

Etle nasional ini dapat menindak 10 pelanggaran lalu lintas diantaranya pelanggaran traffic light, pelanggaran marka jalan, pelanggaran ganjil genap, pelanggaran menggunakan ponsel, pelanggaran melawan arus, pelanggaran tidak menggunakan helm, pelanggaran keabsahan STNK, pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.

Selain mendeteksi pelanggaran lalu lintas, sistem Etle juga dapat menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan dan tidak kriminalitas di jalan raya dengan menggunakan teknologi face recognition yang sudah ada di sistem Etle.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengungkapkan jajaran Korlantas masih terus bekerja agar penerapan Etle bisa rampung di 34 Polda. Istiono mengatakan sistem Etle terintegrasi dari Polres, Polda hingga Korlantas Polri.

“Konsen tahap pertama ini tentunya akan ditindaklanjuti dengan launching kedua nanti rencananya. Akan kita bangun di 10 polda berikutnya, yang kita rencanakan nanti sekitar 28 april kita resmikan launching kedua, nanti secara bertahap, akan kita laksanakan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Isitiono.

“Secara teknis di lapangan kita terus bekerja untuk merampungkan program ini secara bertahap hingga 34 polda nanti terpasang semua. Di semua titik yang perlu kita pasang Etle tentunya berdasarkan maping dan analisis kita. Titik mana yanf paling krusial dan perlu kita pasang Etle di situ,” sambung dia.

Kakorlantas menjelaskan Etle nasional mendeteksi seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Istiono berharap kesadaran masyarakat akan taat berlalu lintas semakin tinggi dengan kehadiran Etle.

“Semua kendaraan yang melanggar intinya kefoto, kepotret, mau nomor khusus, nomor apa saja, pake nomor TNI itu kepotret. Kalau TNI nanti urusannya dikonfirmasi ke temen-temen, kita sudah kerjasama bagaimana mekanismesnya untuk teman-teman TNI, ada konfirmasi disitu,” tuturnya.

"Ini bagian dari kesadaran masyarakat dalam membangun hukum itu sendiri,” lanjut dia.

Berikut 12 Polda yang sudah menerapkan Etle di launching tahap 1 :

1. Polda Metro Jaya

2. Polda Jawa Barat

3. Polda Jawa Tengah 

4. Polda Jawa Timur

5. Polda Jambi

6. Polda Sumatera Utara

7. Polda Riau

8. Polda Banten

9. Polda D.I.Y

10. Polda Lampung

11. Polda Sulawesi Selatan

12. Polda Sumatera Barat | Je